Apakah anda sudah merasa jenuh dan tidak berkembang lagi di kantor sekarang? Apakah anda tetap sering merasa bosan dan ngantuk seharian di kantor walau sudah mengikuti tips kami? Merasa tidak dihargai atasan maupun tim anda? Mungkin anda perlu suasana baru, atau bisa juga dikatakan anda perlu pekerjaan baru.
Anda telah berpikir dan mempertimbangkan keputusan berat ini siang hingga malam dan juga telah berkonsultasi dengan pasangan ataupun keluarga hingga mereka pun agak bosan mendengarkan-nya. Namun, tetap saja jalan keluar-nya belum juga meyakinkan.
Sebelum anda menggunting rambut anda sendiri di depan kaca, berharap menemukan the new me dan ke-esokan harinya mengatakan “I Quit!” seperti yang dilakukan Krisdayanti kepada atasan-nya di iklan Sunsilk “Rambutmu Kisah Hidupmu” diatas (sabar, pasti anda sudah tidak sabar untuk melakukannya kan?), ada baiknya anda melakukan dulu hal-hal berikut:
Ajak atasan anda untuk melakukan percakapan dari hati ke hati
Saya banyak mendengar cerita bahwa banyak pekerja yang langsung pergi dan meninggalkan segalanya di saat itu juga (mendadak) tanpa alasan. Jangan pernah melakukan hal tidak dewasa semacam itu, selamanya!
Apabila alasan untuk berhenti bekerja tidak berasal dari atasan anda, saya sangat menyarankan untuk setidaknya curhat dahulu kepadanya dan menjelaskan duduk perkara prihal niatan anda untuk hengkang dari kantor. Dengan melakukan ini, setidaknya bisa memberikan kepastian bahwa nama baik anda tetap terjaga dan siapa tahu, bisa jadi sang atasan akan menawarkan solusi yang menarik.
Sambil mencari, bertahanlah sekuatnya. Ya, sekuatnya!
Menjalani prosesi wawancara kerja merupakan suatu hal umum dalam melamar suatu pekerjaan di perusahaan. Ada orang yang cukup beruntung hanya dengan satu-dua kali melamar langsung mendapatkan pekerjaan, namun banyak juga yang kurang beruntung dan bahkan, dipanggil untuk wawancara-pun tidak.
Dapat dibayangkan apabila keadaan anda masih berstatus tidak bekerja. Menjalani hari demi hari dengan penuh kekhawatiran dan penolakan demi penolakan sungguh menyiksa lahir dan batin.
Untuk itu, saya sangat menyarankan sebelum berhenti bekerja di tempat anda yang sekarang ini, bertahanlah hingga mendapatkan pekerjaan / sumber penghasilan yang baru.
Tips: Ada baiknya apabila anda mencoba menghubungi vendor / rekanan kantor anda yang anda kenal baik, dan menanyakan apakah ada lowongan di kantor-nya.
Siapkan dan simpan seluruh berkas, referensi dan data yang bisa menjelaskan prestasi kerja anda
Anda tidak akan pernah tahu kapan akan mendapatkan pekerjaan yang baru disaat anda sedang bertahan di kantor sekarang. Bisa jadi besok, bisa jadi bulan depan.
Untuk itu, simpan seluruh dokumen yang bisa menjelaskan bukti prestasi kerja anda agar di tempat baru, anda bisa menunjukan-nya kepada atasan anda untuk pencapaian gaji yang lebih tinggi.
Tips: Jangan menunda apalagi menyepelekan hal yang satu ini, karena bisa jadi berkas tersebut ternyata amat banyak dan sulit ditemukan. Lebih baik sedia payung sebelum hujan kan?
Bila saatnya telah tiba, jangan lupa untuk meminta surat referensi kerja
Saat yang ditunggu-tunggu telah tiba! Sebelum anda buru-buru mengatakan “I Quit!” ke atasan anda, membuat heboh sekantor dan hengkang ke tempat kerja baru, jangan lupa untuk ke bagian HRD atau departemen yang terkait untuk meminta surat referensi kerja yang menjelaskan bahwa anda telah bekerja sekian tahun di kantor tersebut.
Bagi twentea’ers yang sedang bertahan, tetap enjoy ya! Semoga berhasil dan cepat mendapatkan tawaran kerja baru agar dapat segera mengatakan “I Quit!”.
Artikel Terkait
- Apa Kelemahan Anda?
- 1 Month Notice, what to do
- Menghadapi si Iri Hati di Kantor
- Delegasikan Pekerjaan Anda Dengan Baik dan Benar
- 5 Pertanda Untuk Berhenti Kerja



Halaman Facebook
Ikuti kami di Twitter
Berkomentar