Konflik didalam dunia pekerjaan sering sekali terjadi karena karyawan kurang mengerti mengenai etika dalam memberikan pekerjaan kepada rekan kerjanya. Cara penyampaian yang kurang sopan kerap kali menjadi alasan utama. Untuk itu perlu diketahui memberikan seseorang pekerjaan bukanlah sesuatu yang mudah, karena secara tidak langsung anda memberikan “tambahan” kerepotan pada orang bersangkutan. Untuk itu diperlukan beberapa tips khusus supaya penyampaiannya tepat dan sesuai dengan target anda. Berikut ini adalah beberapa tips yang mungkin berguna bagi anda.
Kenali jenis pekerjaan yang akan didelegasikan
Sangat penting untuk mengetahui seluk beluk pekerjaan yang akan didelegasikan sebelum anda menyampaikan kepada rekan kerja anda. Mudah saja, dia pasti akan banyak bertanya mengenai pekerjaan tersebut, jika anda tidak bisa menjelaskan, lalu siapa donk yang akan menjelaskan?
Pastikan bahwa rekan kerja anda cocok untuk menerima pekerjaan tersebut
Setelah anda mengetahui seluk beluk pekerjaan, sekarang saatnya anda sampaikan kepada calon penerima. Sebelum itu, anda pastikan dahulu bahwa calon penerima memang benar-benar capable untuk menjalankan pekerjaan yang anda berikan. Jangan sampai anda berikan kepada orang yang salah sehingga akan menghambat pekerjaan anda juga pada akhirnya.
Cobalah untuk mendelegasikan secara santun, sebagai contoh: “Pak, bisa kita ketemu sebentar, ada beberapa hal yang mungkin saya perlu bantuan bapak”. Hal seperti ini akan lebih sopan dibandingkan jika anda mengatakan “Pak, bisa keruangan saya, ada yang harus anda kerjakan secepatnya”
Jangan terus menanyai tentang pekerjaan tersebut
Jika anda sudah berikan informasi pekerjaan beserta deadline, janganlah anda sering-sering menanyakan progress tentang pekerjaan itu. Aturlah jadwal semisal, seminggu sekali anda mewajibkan dia itu untuk memberikan anda laporan progress. Hal ini sangat penting untuk menjaga relasi serta tingkat stres dari penerima pekerjaan tersebut. Jika dia stres, maka anda jugalah yang akan rugi, karena pekerjaannya pasti akan terhambat.
Beri toleransi waktu
Jangan lupa untuk memberikan tenggang waktu secukupnya. Karena bisa jadi pekerjaan tidak selesai tepat pada waktunya dikarenakan adanya hal-hal diluar dugaan, seperti, rekan kerja yang menerima pekerjaan anda jatuh sakit, atau mendapat pekerjaan lain yang lebih penting.
Sampaikan penghargaan kepada rekan kerja anda
Jika semua proses telah selesai dan pekerjaan telah selesai dengan sempurna, jangan lupa untuk memberikan sedikit “imbalan” kepadanya, mungkin dengan mengajaknya makan siang, atau mentraktir minum kopi atau teh di kafe. Paling tidak jika imbalan tersebut tidak bisa anda berikan, anda ucapkan terima kasih kepadanya. 2 kata yang memang sederhana namun sangat dalam maknanya.
Artikel Terkait
- 1 Month Notice, what to do
- Apa Kelemahan Anda?
- Tips Negosiasi Gaji
- Meja Kerja Cerminkan Produktifitas
- Menghadapi si Iri Hati di Kantor







Halaman Facebook
Ikuti kami di Twitter
0 Komentar Untuk Artikel Ini
1 Tautan Untuk Artikel Ini
October 12th, 2008 at 10:38 am
[...] Minggu kedua adalah saatnya anda mulai bekerja untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang belum tuntas serta sedikit announce kepada rekan kerja anda yang berhubungan dengan anda bahwa anda akan berhenti kerja, supaya mereka tidak bertanya-tanya dan anda bisa lebih nyaman dalam memberikan pekerjaan anda kepada mereka, dan pastikan anda menyampaikannya dengan benar. [...]
Berkomentar