Categorized | Keseharian

Bagaimana Menyikapi Penolakan

Jadi anda bertemu dengan seseorang yang menarik perhatian anda di sebuah cafe, kemudian anda melontarkan senyum kepadanya tetapi tidak mendapatkan balasan apapun dan anda merasa kesal dan malu? Sebaiknya anda singkirkan kesal dan malu anda jauh-jauh, karena anda tidak akan bisa maju dan berkenalan dengan seseorang jika terbelenggu dengan rasa kesal dan malu. Kami memiliki beberapa tips yang mungkin berguna bagi anda, supaya anda bisa terhidar dari rasa kesal dan malu itu.

Ganti Ekspektasi anda

Hey, kembali ke dunia nyata, anda bukan Tom Cruise atau Cristian Bale, jangan berharap 100% sapaan anda mendapatkan balasan dari si dia. Buang jauh-jauh ekspektasi ini. Jangan menggangap diri anda tidak aktraktif atau tidak menarik karena anda tidak mendapatkan balasan sapaan dari si dia. Mungkin memang dia tidak cocok untuk anda.

Hidup penuh dengan penolakan

Segala sesuatu yang anda lakukan pasti ada hubungan dengan penolakan. Mungkin anda seorang sales yang menawarkan produk kepada 10 orang, dan hanya menjual 2 atau 3 saja, itu artinya anda mendapatkan penolakan dari 7-8 orang. Jangan pernah menyerah terhadap penolakan, tetapi anggaplah penolakan sebuah motivasi bagi anda. Semakin sering anda mencoba maka kemungkinan berhasil akan semakin besar.

Tingkatkan kemungkinan

Semakin sering anda melakukan maka anda bisa mengetahui kelemahan anda dan memperbaikinya. Jika anda menyapa 1 orang setiap harinya, maka kemungkinan berhasilnya akan sangat kecil. Bandingkan jika anda menyapa 5-10 orang. Tingkatkan kemungkinan anda dari hari ke hari, mudah-mudahan anda bisa mendapatkan yang terbaik.

Jangan berlebihan

Anda sering kali berpikir bahwa jika pembicaraan dengan seseorang ditolak maka anda tidak akan pernah mau untuk bicara dengan orang tersebut selamanya. Sebaiknya anda jauhkan pikiran ini, karena anda tidak tahu 1001 alasan kenapa orang tersebut tidak membalas percakapan anda. Mungkin besok jika anda bertemu kembali dengan orang yang sama, orang tersebut malah akan membalas percakapan dengan anda. Anda tidak akan pernah tahu, jadi ada baiknya anda mencoba dan tidak menutup kemungkinan itu.

Luruskan Pandangan terhadap penolakan

Mungkin ini yang sering terjadi pada anda. Bagaimana jika anda mendekati seseorang di sebuah supermarket lalu ditolak kemudian orang lain melihat? Anda pasti akan sangat malu dan tidak akan pernah kembali ketempat itu lagi selamanya. Hmm… sama sekali tidak benar. Orang lain tidak akan perduli dengan urusan anda, mereka pasti sibuk dengan urusan masing-masing dan tidak akan memperhatikan anda. Jika keesokan harinya anda kembali ketempat yang sama dan bertemu dengan orang yang sama, belum tentu mereka mengenali anda. Jadi tidak usah berpikir macam-macam tentang orang lain, karena orang lain belum tentu memikirkan anda. Bahasa gaulnya “Jangan GR deh loe

Penolakan bukanlah sesuatu yang buruk, malah bisa anda jadikan motivasi untuk menjadi lebih baik dikemudian hari. Jika anda tidak pernah mendapat penolakan, bisa jadi anda tidak pernah mencobanya.  Apakah twente’ers memiliki cara lain untuk menyikapi penolakan? silahkan berbagi dengan sesama twentea’ers lain melalui kotak komentar dibawah ini.

Artikel Terkait


Tentang Penulis

Hendrik. Bertanggung jawab dalam mengurus konten di Twentea. Ia juga merupakan salah satu pengagas Twentea. Selain menjadi kontributor tetap di Twentea, beliau juga bekerja sebagai Product Manager di PT IAHGames Indonesia

Buat kios gratis dan langsung jualan online di QiosQu

3 Komentar Untuk Artikel Ini

  1. leidya mengatakan:

    nampak familiar dengan artikel ini..hihihi

    ReplyReply
  2. Hendrik mengatakan:

    familiar gimana nih maksudnya? oh pernah punya pengalaman ditolak yah leidya :P hihihi jg. crita2 doank sharing dgn sesama twentea’ers yg lain.

    ReplyReply
  3. leidya mengatakan:

    wahduh..kok jadi saya yg kena yaa hihihi.
    gpp laah..penolakan itu biasa..yg penting terus majuuu laaah :P

    ReplyReply

1 Tautan Untuk Artikel Ini

  1. Bahasa Tubuh dalam Keseharian | twentea Mengatakan:

    [...] kelas dua, tiga dan seterusnya. Semua sama sekali tidak ada hasilnya karena saya selalu gagal di saat proses wawancara. Total kegagalan wawancara saya sebelum akhirnya diterima kerja adalah 18 [...]

Berkomentar

Advertise Here
Advertise Here

Tentang Kami

Twentea adalah sebuah majalah online untuk anda yang berumur dua puluh-an. (baca selanjutnya).


Twentea membahas tentang tips gaya hidup yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun pikiran dan tubuh yang lebih sehat.
Seperti hal-nya tea dengan segala sisi positif-nya, kami juga menyarankan anda untuk meminum Twentea setiap saat :)


Twentea @ Twitter

  • Komentar
  • Populer
  • Utama
  • Tag
  • Langganan