Tips Bertahan Saat Krisis Ekonomi

Hampir setiap hari kita mengecek nilai Dollar terhadap Rupiah dan melihat dengan harap-harap cemas, apakah nilai Rupiah akhirnya menguat atau melemah. Padahal meskipun Rupiah menguat sedikit saja, itu hampir tidak mempengaruhi kondisi yang sekarang sedang gonjang-ganjing. Makanya ada yang menyebut, ‘Nilai Psikologis’ Rupiah. Kebanyakan dari kita pasti akan lebih tenang melihat 1 Dollar senilai Rp 9.900 daripada Rp 10.100 kan?

Daripada stres memikirkan nilai Dollar terhadap Rupiah, lebih baik kita mulai menata keuangan pribadi kita. Saat semua terasa mahal dan menguras kantong, saatnya kita lebih cermat dalam menggunakan uang. Berikut beberapa tips bertahan saat krisis ekonomi:

Bayar Lunas Hutang Anda

Ini saat yang kurang baik untuk berhutang. Bunga kredit melambung. Utamakan uang anda untuk melunasi hutang kartu kredit. Jika ada hutang lain seperti cicilan motor, mobil atau rumah, usahakan sebagian besar dilunasi agar anda tak tercekik oleh bunga.

Ubah Gaya Hidup Anda

Biasa ngopi di kafe sambil ngobrol dengan teman setiap hari? Coba pikirkan alternatif lain untuk hang out. Mungkin bisa memanfaatkan taman-taman kota yang ada di sekitar kita untuk sekedar duduk dan ngobrol dengan teman. Jika harga kopi Rp 50.000 saja per cangkir, maka setiap bulan kira-kira anda bisa menabung Rp 1.500.000 dan per tahunnya bisa mencapai Rp 18.000.000! Lumayan untuk melunasi kredit motor :D

Catat Pengeluaran

Dengan mencatat semua pengeluaran dalam sehari paling tidak selama sebulan, anda jadi bisa menganalisa perilaku spending anda. Jika ternyata anda banyak mengeluarkan uang untuk naik taksi (seperti saya hehe), mungkin bisa mulai naik taksi tarif lama atau berlangganan voucher taksi sehingga bisa hemat hingga 20%. Kalau mau lebih hemat lagi ya bisa naik bis atau angkot (jika sudah siap mental). Gunakan Buxfer untuk mencatat pengeluaran anda.

Bayar Tunai

Simpan baik-baik kartu kredit anda. Selalu bayar apapun yang anda beli dengan uang tunai. Ini akan menghindarkan anda dari jebakan untuk boros, karena merasa punya unlimited money, dan tentu saja anda akan bebas dari ‘kejutan-kejutan’ saat membuka tagihan kartu kredit di bulan depan.

Cari Penghasilan Tambahan

Merasa penghasilan anda hanya cukup untuk kebutuhan pokok? Saatnya mencari penghasilan tambahan. Peluangnya ada dimana-mana. Anda bisa menawarkan produk atau service berdasarkan hobi dan keahlian anda. Jika merasa tidak punya hobi ataupun keahlian, coba cari tempat kursus yang bisa mengajarkan anda keahlian praktis yang bisa segera digunakan untuk mencari penghasilan tambahan.

Menabung

Dengan perubahan gaya hidup dan penghasilan tambahan, tentu sekarang anda sudah bisa menabung. Simpan tabungan anda dalam akun yang terpisah. Secara rutin, prioritaskan menabung saat pertama kali anda menerima penghasilan, minimal 10% dari penghasilan. Save it for the rainy day!

Setelah semua tips anda jalankan, jangan lupa untuk tetap memberi kepada sesama yang membutuhkan dan jangan cemas. Ingat, badai pasti berlalu ;)

Foto Oleh: jenn_jenn

Artikel Terkait


Tentang Penulis

Ollie. Ollie is the owner of Kutukutubuku.com, Heartyboutique.com, TukuSolution.com, and more online businesses. In her free time, she write novels and how-to books, took pictures for JakartaDailyPhoto.com, design clothes, becoming pro blogger, and making a lot of plans for her next step.

Buat kios gratis dan langsung jualan online di QiosQu

14 Komentar Untuk Artikel Ini

  1. Felix Widjaja mengatakan:

    Artikel dan tips nya bagus Ollie! Mengena banget.

    Bener2 gw banget tuh yang: “dan tentu saja anda akan bebas dari ‘kejutan-kejutan’ saat membuka tagihan kartu kredit di bulan depan.”
    Pas ngebuka tagihan kartu kredit udah kyk lagi mirit maen kartu remi XD

    Kalo dari gw sih, yang harus digarisbawahi adalah benar2 niatan untuk berhemat, niatan untuk tidak tergoda untuk berbelanja. Kalau niatan aja sudah goyah, tips dan artikel apapun yang akan anda baca tidak akan berpengaruh apa2!

    Selamat menabung.

    ReplyReply
  2. Hendrik mengatakan:

    duh kemaren baru ngabisin 80rb buat coffee bean, demi kepentingan twentea jg sih. hohohoho

    ReplyReply
  3. Ollie mengatakan:

    Thanks for sharing, Felix! Gue hari ini juga terkejut lihat tagihan kartu kredit yang dibawah Rp 500.000 haha itu juga buat bayar 2 tagihan telepon doang. Suatu prestasi membanggakan untuk ukuran wanita yang suka belanja hehe.

    ReplyReply
  4. Ollie mengatakan:

    Hendrik tapi di reimburse kan hehehe

    ReplyReply
  5. deon@MakeMac mengatakan:

    tambahan juga.. kalau beli sesuatu, seharusnya dipikir dahulu.. beli berdasarkan ingin? atau butuh? (^.^)

    ReplyReply
  6. hendrik mengatakan:

    ngak di reimburse. emang blon ada reimburse2an sih hihhi.

    ReplyReply
  7. Toni @ navinot mengatakan:

    Aku penasaran, nantinya mas @unwinged bakalan ngurangin beli2 figurines gk ya?wakakaka

    ReplyReply
  8. lany mengatakan:

    Tipsnya cocok banget diterapkan di rumah tangga baru nih.
    Waktu single ga terasa shopping sana, shopping sini, mana tahaaannn liat sale! Sekarang sudah saatnya pake kacamata kuda hehehe..

    ReplyReply
  9. Ollie mengatakan:

    Hehehehe berarti dikit lagi giliran gue pake kacamata kuda :D

    ReplyReply
  10. Anggi@RuangFreelance mengatakan:

    nice tips llie, gue tuwh susah nabung karena inginnya berbagi.. :D

    @deon : bo-ong banget, kalo deon selalu mikir… yg penting GAYA :D butuh nomer 3-4

    @lany+@ollie : sepertinya trend 2008 akhir harus make kacamata kuda, heheheh sale natalan dan tahun baru bikin kantong ludes

    @felix : ngakak… hahahaha mirit kartu remi

    ReplyReply
  11. Felix Widjaja mengatakan:

    Ingin menambahkan saja, sesuai pepatah Jawa: Money earned is money saved.
    Jadi walau penghasilan anda 50 juta sebulan, namun hanya sanggup menabung 500 ribu sebulan; Artinya penghasilan anda hanya 500 ribu.

    Terapkan pola berpikir seperti ini seumur hidup anda.

    ReplyReply
  12. Putri Sarinande mengatakan:

    jadi ingat obrolan gak penting ama babe di rumah :
    sistem ekonomi perbankan yg kapitalis memicu kekacauan ekonomi (^_^)
    dan, yah… apa kerennyah sih kartu kredit? lhah wong di pelajaran akuntansi pas SMU ajah : kredit = utang (>_<)
    mending bikin kartu debet aja, gemanna?

    nyok, nabung bung bung…

    ReplyReply
  13. Lany mengatakan:

    @Putri Sarinande: Ember tuh, racuuuunnn.. Paling cuma buat pake promo2nya ajah sih.

    ReplyReply
  14. erfiz mengatakan:

    tips yang baik pak mohon izinnya pak artikel ini baru saya copy di blog saya karena saya merasa tertarik dan maaf sebelumnya artikel ini saya translate dan jika bapak tidak berkenan bapak bisa ngasih comment di blog saya terima kasih.dan tak lupa sya udah nyantumin sumbernya

    ReplyReply

5 Tautan Untuk Artikel Ini

  1. Patutkah Obsesi Diperjuangkan? | Twentea Mengatakan:

    [...] bahwa saya juga kehilangan sesuatu yang sangat berharga lainnya dalam hidup yaitu kesempatan untuk menabung demi masa depan. Menyesal di kemudian hari memang tidak ada gunanya, namun itulah fakta. Obsesi [...]

  2. Welcoming ArusMedia.com | Ollie's Blog :: Read. Write. Blog. Mengatakan:

    [...] saya sudah menulis 2 artikel di ArusMedia network. Check it out: artikel Tips Bertahan Saat Krisis Ekonomi di Twentea dan Hidup Dari Menulis di Ruang [...]

  3. [Sruput 20-an] Tentang Miskol | Twentea Mengatakan:

    [...] anda. Karena kegiatan yang bisa menjadi kebiasaan ini, dapat menjadi bumerang! Alih-alih ingin berhemat, malah dicap sebagai fakir miskol, ngga banget dhe aw! SHARETHIS.addEntry({ title: “[Sruput 20-an] [...]

  4. Siap Nikah? Tunggu Dulu! | Twentea Mengatakan:

    [...] Namun bila niatan anda dan pasangan sudah tulus namun secara finansial belum mendukung, selain berhemat, cobalah untuk berdoa lebih khusus dan meminta kepada-Nya. Dan nantikan kejutan [...]

  5. Let’s Go Green! | Twentea Mengatakan:

    [...] kiat penghematan yang akrab dengan kehidupan kita sehari-hari di atas tadi, apakah kamu memiliki kiat jitu pribadi [...]

Berkomentar

Advertise Here
Advertise Here

Tentang Kami

Twentea adalah sebuah majalah online untuk anda yang berumur dua puluh-an. (baca selanjutnya).


Twentea membahas tentang tips gaya hidup yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun pikiran dan tubuh yang lebih sehat.
Seperti hal-nya tea dengan segala sisi positif-nya, kami juga menyarankan anda untuk meminum Twentea setiap saat :)


Twentea @ Twitter