Tempat resepsi sudah dipesan, semua rekanan vendor pernikahan juga sudah dipesan, bahkan undangan sudah dicetak. Namun semakin mendekati hari H, perasaan anda terasa semakin ragu saja! Tiba-tiba anda semakin tahu banyak tentang sisi negatifnya, kelemahannya, dan itu membuat anda sangat tidak yakin bahwa dia adalah seseorang yang akan menjadi pendamping hidup anda. Nah, kalau sudah begini, apakah anda harus membatalkan semuanya?
Berikut ini adalah beberapa masalah yang seringkali muncul menjelang pernikahan yang dapat menjadi sebab gagal atau mundurnya pernikahan:
- Keuangan.
Akan menjadi point yang terpenting sebagai awal untuk membentuk keluarga kecil. Terlebih jika anda menggunakan tabungan sendiri untuk mengadakan resepsi yang cukup mewah. Berhati-hatilah, bisa jadi anda tertekan karena terlalu banyak biaya tak terduga yang harus dikeluarkan, sehingga anda membatalkan pernikahan di tengah jalan karena ketidaksiapan masalah keuangan ini, padahal anda sudah membayar uang muka. Mubazir! - Keluarga.
Gangguan keluarga yang tidak sepenuhnya mendukung rencana anda berdua. Atau campur tangan mereka yang keterlaluan untuk urusan persiapan pernikahan anda, sehingga menjadi paranoid alias parno kalau sudah berurusan dengan mertua atau ipar. Padahal belum tentu mereka ’seseram’ yang anda pikirkan. Masing-masing karakter manusia berbeda-beda, anda harus memahami itu. Sehingga cobalah untuk mendekatkan diri kepada mereka sehingga anda dapat mengenal lebih dekat pribadi mereka. - Pihak ketiga
Tiba-tiba ada seseorang yang ‘menganggu’ si dia atau mungkin anda sendiri. Dan sialnya dia selalu terlihat lebih sempurna dalam segala hal dibandingkan pasangan. Atau mungkin pasangan terlihat masih rutin berhubungan dengan ex-ex nya.
Cari waktu yang tepat dan bicarakanlah hal ini dengan pasangan jika memang anda mulai mencium sesuatu yang tidak beres. Jika memang kenyataan pahit yang harus anda terima, ambil saja hikmahnya daripada setelah menikah anda harus bercerai. Batal nikah adalah langkah yang lebih baik untuk anda, meskipun pahit. - Kelemahan pasangan.
Setelah beberapa kali anda pergoki, ternyata pasangan suka mengupil di sembarang tempat. Yaiks!
Tapi, jika anda yakin bahwa he/she still the one, cobalah memahaminya dan cari solusinya. Ingatlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna, berusahalah untuk memahami kekurangan pasangan. Toh anda juga mempunyai banyak kelemahan yang mungkin masih anda tutupi sampai saat ini? - Agama dan kepercayaan.
Saat masih di masa pacaran mungkin anda akan menyepelekan tentang hal ini. Masing-masing berusaha meyakinkan diri sendiri bahwa suatu saat nanti anda atau si dia akan berpindah agama dan keyakinan. Tapi hal tersebut tak kunjung tiba sampai ketika keluarga sudah berteriak agar anda segera berkeluarga. Anda baru sadar bahwa baik anda maupun pasangan tidak rela berpindah agama.
Untuk itu, ada baiknya sejak di masa pacaran, anda dan pasangan berdiskusi mengenai hal ini.
Menikah bukan hanya masalah tandatangan berdua di atas kertas sertifikat nikah dan mengadakan jamuan makan mewah dengan mengenakan jas dan gaun yang super glamour. Tapi sebelum itu bersiaplah untuk menjalani ujian yang seharusnya membuat anda dan pasangan mempunyai pondasi yang lebih kuat menuju kehidupan selanjutnya. Menurut saya, kuncinya hanya satu, yaitu kesetiaan dan komunikasi.
Foto oleh baliktanaw
Artikel Terkait
- Persiapan Pernikahan – Bagian 1
- Persiapan Pernikahan – Bagian 2
- Kapan Nikah? Pertanyaan Yang Tidak Perlu Ditakuti!
- Pemenang 2 Riak Hadiah: Sinar Di balik Kegelapan
- Menggoda Jangan Sampai Terlihat Norak



Halaman Facebook
Ikuti kami di Twitter
December 10th, 2008 at 5:18 am
Yep, karena (hampir) semua orang selalu menginginkan hanya sekali menikah dalam seumur hidup, lakukan yang terbaik :D
December 10th, 2008 at 4:01 pm
untung gw blm mau merit…
huahhahaha
December 10th, 2008 at 8:57 pm
mo merit kok repot… kawin aja bisa masa merit ga bisa… :p
December 11th, 2008 at 8:46 am
emang bener sih nih… tantangan org mo merit itu bnyk bgt, contohnya temen cc gw, udah komplit semua booking bayar2an, eh tiba2 sebulan sebelum merit lakinya mundur, karena ada pihak ke3 dan blon yakin… pedahal diliat dari segi finansial lakinya ga ada masalah… pacaran jg dah cukup lama.
bener2 kasian cenya.
December 11th, 2008 at 1:40 pm
@fera nikmatilah masa2 jomblomu yang tidak akan bisa terulang kembali ;)
@andy pengalaman pribadi jangan diekspos2 di tempat umum ya pak. lol
@hendrik wah kasian tu orang, bisa trauma tuh yah untuk memulai hubungan baru.
December 11th, 2008 at 1:46 pm
@fikri: Betul, manusia hanya bisa berusaha yang terbaik.
@fera: Yup, puas2in dah TP, CCP, TTM, dll.
@andy: hmmm, kawin repot juga deh ;)
December 11th, 2008 at 5:58 pm
Sial, gw masih pusing masalah keuangan. Habis survery segala sesuatu melebihi perkiraan. Nabung lagi.. ayooo!!
Halangan poin yang lain, untung belum ada, jangan sampe ada deh.
December 11th, 2008 at 6:22 pm
Saatnya rem dulu belanja mac nya Cus ;)
Pasti lancar ga usa khawatir urusan duit mah gampang kalau memang udah direstui ama yang diatas. Ayo ayo ke bank!
December 12th, 2008 at 10:51 am
Teriamasih atas informasi yang sangat berharga bagi kami
December 17th, 2008 at 4:44 pm
boleh nambahin ya…
menurut saya ya…..sebelum kunci kesetiaan dan komunikasi ada lagi sih : kefokusan niat–>> yang juntrungannya ke kememahaman-diri. secara menurut pengamatan saya pribadi banyak perihal yang bergara-gara kebelummatangan personalinya, sementara umur-tradisi-amanat ortu udah deadline…:)