Categorized | Keseharian

Sehat dan Gembira dengan Berpelukan

Berpelukaaaannn.. kata yang sangat akrab ditelinga kita yang dipopulerkan oleh karakter Teletubbies. Saya sendiri sebenarnya tidak terlalu menyukai boneka warna-warni itu, wajahnya menurut saya seram dan sama sekali tidak ada kesan imut. Disini saya bukan ingin mengupas habis kisah Teletubbies, tapi semboyan mereka ‘berpelukan’ seharusnya dipopulerkan juga di berbagai usia; terlebih bagi anda yang selalu menghabiskan sebagian besar waktu untuk pekerjaan, belum berbagai masalah mulai dari keluarga, percintaan, sampai keuangan. Apa hubungannya sih?hug

Berpelukan adalah cara yang sangat unik untuk berkomunikasi dan berbagi perasaan yang sangat bahagia sampai yang paling menyedihkan dengan orang lain karena tidak adanya kata-kata yang dapat terucap. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa berpelukan akan menurunkan tekanan darah dan melepaskan oxytocin, yaitu hormon yaitu hormon yang berhubungan dengan perasaan cinta dan kedamaian yang bekerja menekan hormon penyebab timbulnya stress (hormon cortisol dan hormon norepinephrine). Sehingga akhirnya, tentu saja bisa memberikan kontribusi untuk kesehatan jantung dan pikiran.

Bahkan ada organisasi yang mengkoordinir pelukan gratis untuk semua orang yang membutuhkan, tanpa kecuali. Itu di negara barat. Kalau di timur? Biasanya bakalan dicap pornoaksi, didemo, difitnah dan dicam keras oleh beberapa pihak. Jadi sepertinya Twentea’ers tidak perlu mengikuti jejak organisasi tersebut jika tidak ingin terlibat masalah :p

Beberapa point yang harus diperhatikan dalam berpelukan:

  • Bedakan gaya memeluk antara teman dan kekasih. Salah-salah anda kena damprat.
  • Jangan sembarangan memeluk seseorang yang baru saja anda kenal atau anda akan dilaporkan kerena melakukan pelecehan (walaupun anda beralasan ingin menurunkan tekanan darah ^^).
  • Jangan mengeluarkan suara apapun ketika anda sedang memeluk, atau mereka akan salah mengartikan.
  • Lakukan dengan hati anda, lakukan dengan lembut jangan terlalu cepat melepaskan pelukan.
  • Jika anda berpelukan dengan anak kecil, berlututlah. Atau jika anda cukup kuat, angkat si anak dan peluklah.

Jomblo? Tidak masalah, coba temui saudara atau teman dekat untuk berbagi pelukan. Semoga rasa penat anda sedikit hilang.

Ayo mari berpelukan!

Artikel Terkait


Tentang Penulis

Lany. Tertarik untuk membagi informasi dan pandangannya mengenai gaya hidup semasa umur dua puluh-an. Sehari-hari menghabiskan waktunya menangani pekerjaan rumah tangga sekaligus bekerja sama dengan suaminya membangun agensi web desain yang bernama Stucel.

Buat kios gratis dan langsung jualan online di QiosQu

4 Komentar Untuk Artikel Ini

  1. Hendrik mengatakan:

    waduh kalo kita di belahan bagian timur peluk2an masih sesuatu yang tabu yah… beda pas gw dulu di taiwan… keknya biasa aja gitu pelokan jg ma tmn, udah tau intensinya adalah teman gitu, not more then that… jadi yah udah why not.

    ReplyReply
  2. Aria Rajasa mengatakan:

    Berpelukannn :D

    ReplyReply
  3. Panca mengatakan:

    Pantesan Teletubbies selalu Sehat dan Bergembira lol Peace :)

    ReplyReply
  4. Putri Sarinande mengatakan:

    emang … pelukan tuh enak-enak nyam-nyam slurppp….
    huaaaa,,, kangeun dipeluk *** gyahahahah!!!

    ReplyReply

Berkomentar

Advertise Here
Advertise Here

Tentang Kami

Twentea adalah sebuah majalah online untuk anda yang berumur dua puluh-an. (baca selanjutnya).


Twentea membahas tentang tips gaya hidup yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun pikiran dan tubuh yang lebih sehat.
Seperti hal-nya tea dengan segala sisi positif-nya, kami juga menyarankan anda untuk meminum Twentea setiap saat :)


Twentea @ Twitter

  • Komentar
  • Populer
  • Utama
  • Tag
  • Langganan