Terkadang di dalam menjalani kehidupan sehari-hari kita mengalami kesulitan atau himpitan ekonomi yang sangat menggangu stabilitas keuangan pribadi. Tetapi hidup harus tetap berjalan, kita tidak boleh menyerah kepada semua kesulitan yang kita hadapi, semua masalah pasti ada jalan keluarnya selama kita mau dan punya niat untuk menyelesaikannya.
Jika kamu salah satu diantara sekian banyak orang yang mengalami kesulitan keuangan, berikut ini ada 7 langkah yang harus kamu tempuh serta taati supaya kamu bisa terbebas dari kesulitan itu.
Langkah 1: Catat semua sejarah keuangan kamu
Langkah pertama adalah untuk mencatat dan merencanakan. Lihat semua sejarah keuangan kamu. Dari hutang kartu kredit, pinjaman KTA, kredit rumah, kredit mobil dan lain sebagainya. Catat semua dan urutkan dari yang paling besar sampai yang paling kecil nominalnya. Jangan lupa juga untuk mencatat semua aset kamu, tabungan, deposito, saham dan sebagainya.
Langkah 2: Tentukan tujuan jangka pendek
Apakah kamu akan melunasi hutang yang paling besar nominalnya? Atau melunasi pinjaman KTA? Tentukan semua rencana jangka pendek kamu. Apakah ingin menabung 500rb sebulan untuk dana darurat. Ya, tidak ada masalah dengan semua tujuan jangka pendek selama sesuai dengan kemampuan serta komitmen kamu untuk menjalankannya.
Langkah 3: Periksa ulang anggaran belanja
Kepingin Blackberry? Kepingin audio video dan home theater system? Kepingin upgrade audio mobil? Sebaiknya ditunda dahulu semua keinginan kamu. Fokus semua anggaran kepada hal-hal yang penting, seperti ongkos bensin, ongkos untuk makan pagi, siang, dan malam dan lain sebagainya yang memang perlu untuk menunjang kehidupan. Bolehlah sisihkan anggaran 100rb-200rb untuk “foya-foya” memanjakan diri seperti nonton di bioskop, membeli CD lagu atau film.
Langkah 4: Fokus kepada anggaran serta tujuan jangka pendek yang telah ditentukan
Langkah ini sangat penting, karena jika tidak ada komitmen dari kamu maka semua yang telah kamu rencanakan bisa jadi gagal total. Lapar mata merupakan godaan yang sangat sulit untuk dihindari, tetapi bukan berarti kamu harus membabi buta mengikuti “kelaparan” itu bukan? Sulit memang, tetapi masih mungkin dihindari selama ada niat dan keinginan.
Langkah 5: Periksa ulang anggaran serta tujuan dari waktu ke waktu
Fluktuasi ekonomi akan terus terjadi dari waktu ke waktu, ada baiknya kamu periksa anggaran serta tujuan jangka pendek secara reguler. Siapa tahu bensin sudah naik harganya? Bahan makanan sudah naik? Tentu saja kamu sudah harus mengganti anggaran belanja kamu, tetapi harap diingat angka anggaran belanja sebaiknya tidak lebih besar daripada pemasukan kamu, itu namanya besar pasak daripada tiang… dan tentu saja tidak bagus untuk keuangan pribadi.
Langkah 6: Cari penghasilan tambahan
Pemulihan memang memakan waktu lama dan cukup memberatkan, namun itulah resiko yang harus ditanggung. Untuk lebih memudahkan jalan menuju kebebasan, mungkin kamu bisa mencari tambahan-tambahan penghasilan dengan memanfaatkan waktu luang kamu. Dengan begitu segala pelunasan hutang, ataupun tabungan untuk dana darurat akan lebih lancar.
Langkah 7: Lakukan perencanaan jangka panjang
Setelah semua tujuan jangka pendek terpenuhi, maka saatnya kamu tinjau ulang rencana langkah pertama kamu. Beberapa hal yang mungkin akan ada di dalam perencanaan jangka panjang kamu adalah: dana darurat, menabung untuk hari tua, serta tidak lupa sesuaikan gaya hidup dengan kondisi keuangan kamu. Tidak perlu malu atau minder, jika memang kamu tidak mampu untuk membeli barang bermerek yang cukup mahal harganya, yah tidak perlu memaksakan kehendak, lebih baik demikian daripada “mencederai” semua rencana keuangan kamu.
Semoga dengan 7 langkah diatas, kamu bisa mencapai kebebasan, jalan menuju kebebasan memang tidaklah mudah, akan sangat berat dan melelahkan, namun jika kamu tetap semangat dan fokus semua rintangan akan dapat dilalui.
Selamat mencoba ^o^
Foto oleh: PastorLarry & michael_jrm
Pastikan anda tidak ketinggalan suguhan teh Twentea! Anda bisa berlangganan melalui RSS feed, email. Anda juga bisa bergabung dengan grup Facebook.
Artikel Terkait
- Kesalahan Keuangan “In A Relationship”
- Layanan Keuangan Yang Sebaiknya Dihindari
- Mengukur Kemampuan Untuk Mengambil KPA/KPR
- Lupakan Gengsi dan Menabunglah Sekarang
- Mencari Tambahan Lewat Saham









Halaman Facebook
Ikuti kami di Twitter
May 27th, 2009 at 1:56 pm
Langkah nomor 7 menurut gw yang paling penting nih. Kalau kita fokus, konsisten dan tak mudah tergoda pasti berhasil! Mudah dikatakan, sulit dijalankan. Tahan iman dan cobaan, bersusah-susah dahulu bersenang2 kemudian.
May 29th, 2009 at 4:32 pm
Easy to plan but hard to execute wkakaaa. Akhirnya planning planning planning planning…….
June 12th, 2009 at 1:01 pm
Setuju dengan Felix.
Ambil contoh dana pensiun. Memang waktunya masih panjang tapi justru dengan jangka waktu yang panjang itu malah memungkinkan kita untuk berinvestasi dengan jumlah yang lebih kecil.
Sebagai ilustrasi, jika usia kamu sekarang 25 tahun kamu ingin pada saat kamu pensiun di umur 55 dengan gaya hidup 5 juta perbulan maka kamu perlu dana sebesar 33 milyar.
Kalo kamu mulai investasi sekarang, maka kamu hanya perlu investasi 400 ribuan perbulannya, dengan memanfaatkan efek bola salju yang kamu peroleh dari rentang waktu investasi yang masih panjang…
So, masih mau menunda merencanakan dana pensiun?
“Compound interest is the most powerful force in the universe” Albert Einstein
March 25th, 2010 at 9:30 am
langkah no.7….