Intip suara hati para wanita yang rela berdesak-desakan hanya demi membeli (ingat, bukan gratisan!) sepasang sepatu yang diberi label diskon 70% yang sebenarnya tidak pernah dia incar.
Ketika Charles Keith memasang besar-besar tulisan “Sale Up to 70%”, Zara dengan poster “Further reduction”nya, atau kini mal-mal yang mulai rutin menggelar Midnight Sale dijamin banyak sekali para pria yang bersender sambil memainkan bb atau terbengong-bengong di depan outlet. Tidak lain tidak bukan karena mereka menunggu pacar, istri, atau anaknya berdesak-desakan dan mengantri di kasir demi mendapatkan barang-barang incarannya yang mungkin saja sebenarnya tidak ingin dibelinya.
Tapi memang benar entah mengapa, sungguh tidak gampang menahan godaan untuk membeli wedges cantik yang walaupun harganya ga murah-murah amat tapi terlihat begitu menggemaskan untuk dimiliki. Bahkan bantal guling yang seharusnya hanya perlu diganti kalau sudah kempes pun terlihat diborong para wanita. Bagi para lelaki, mungkin hal ini terlihat agak ekstrim dan cukup mengherankan. Berhimpit-himpit ria demi membeli suatu barang yang belum tentu dibutuhkannya.
Namun itulah wanita. Supaya lebih jelas, para wanita membeberkan alasan mereka mendapatkan barang discount:
Liza, 28 tahun, Surabaya.
“Kesel gue, baru juga beli baju renang seminggu lalu, sekarang diskon 80%, yauda gw beli lagi aja biar ga nyesel.”
Maya, 26 tahun, Manado.
“Gue emang uda punya peep toe yang modelnya persisi gini sih, tapi warnanya putih. Yang warna gold gini belom punya. Pokoknya gw harus beli!”
Fera, 23 tahun, Jakarta.
“Kan jarang-jarang bok, Zara sale sampe further reduction gini.”
Noni, 23 tahun, Tegal.
“Kosmetik kan dipake tiap hari, pas ada buy 1 get 1 ya kudu dibeli. Masih ada sih, tapi buat nyetok lah!”
Melly, 25 tahun, Yogyakarta.
“Susah cari baju yang oke di Jogja. Klo ke Jakarta pas ada diskon pasti serbu donk. Cuma orang gila yang kaga nengok pas ada tulisan SALE!”
Intinya, apapun bentuknya, lebih baik dibeli daripada menyesal!
Nampaknya krisis keuangan dunia yang terjadi belakangan ini bukanlah menjadi suatu halangan/masalah besar bagi kaum wanita Indonesia. Apakah kamu termasuk wanita yang menyukai SALE?
Foto oleh: *Louise**
Pastikan anda tidak ketinggalan suguhan teh Twentea! Anda bisa berlangganan melalui RSS feed, email. Anda juga bisa bergabung dengan grup Facebook.
Artikel Terkait
- Belanja Yang Menyesatkan
- Zara Final Reduction
- Zara Final Sale
- Mango Further Reduction Up to 70%
- Parfum Wanita Bagi Hidung Pria







Halaman Facebook
Ikuti kami di Twitter
June 3rd, 2009 at 1:08 pm
gile lo ndro… shopping is more cheaper than go to psychiatric
hueheheh
June 4th, 2009 at 11:15 am
Bener pisan. Ketika perempuan melewati sebuah arena diskon matanya akan terbelalak, kalau tidak di bendung akan langsung lari menghampiri sambil teriak “DISSSSKOOOONNNN”.
hehehe..
June 4th, 2009 at 11:54 am
@Kuswanto Kus: pengalaman pribadi nih bos, sama pacarnya hohohohoho
June 4th, 2009 at 1:03 pm
ga usah cw, gw aja mau ama diskon! tapi liat2 juga sih kalau bejubel antri dan lama mah males buang2 waktu. size juga pada abis sisa XL. uda gitu belom lagi ntar ‘pasaran’.
tapi diskon bisa menyebabkan gw ngerem beli benda mahal dan baru keluar, karena uda pasti bakalan didiskon juga kalau tu barang ga laku. misal sepatu futsal.
mending tahan aja.
June 25th, 2009 at 9:45 am
@Fera: says who baby says who? sebenarnya, jika memang kondisinya cukup mengkhawatirkan, maka ada baiknya pergi ke psikiater saja. memang, untuk ukuran Negara Indonesia, pergi ke psikiater.
tambahan. terdengar bercanda dan biasa saja, dengan kebiasaan shopaholic ini. tetapi, jika hal ini sampai menguras kantong dan keadaan finansial anda kacau beliau, waah saya sih sarankan anda lebih baik merenung sejenak…
(misal, tagihan kartu kredit membengkak. belom hutang piutang di sana dan di sini. kacau lah pokoknya mah)
eeeh, bener kata felix. kadang kala lelaki pun suka diskon. memang, belum sekalap perempuan sih… hehehe,,,