Itulah kata-kata itu terucap dari teman saya yang yang tiba-tiba curhat di kafe sekitar Kemang. Umurnya 24, single (obviously), mempunyai pekerjaan yang cukup mapan dan harus saya akui bahwa dia adalah pria yang menarik. Namun memang untuk masalah wanita, dia kurang.. ya.. kurang aja si :P Untuk seseorang yang sangat menyenangkan untuk dijadikan teman, kenapa dia susah sekali ya menemukan pacar? Ok, inilah 3 hal yang menurut saya merupakan rintangan terbesar dia, dan juga yang saya jawab langsung padanya.
“Lo tu terlalu baik jadi orang, gimana dia mo suka ma lo”
Pernah tidak kalian suka pada seseorang, lalu kalian bersikap baik sebaik-baiknya dan
berharap dia akan jatuh hati pada kebaikan kalian dan berakhir tidak seperti yang kalian mau? Well, believe me guys cara kayak gini will never happen! Ok mungkin setelah bertahun-tahun dan cewe itu ngak menemukan siapa-siapa lagi yang lebih menarik, cara ini bisa berhasil, tapi camkan ini: cowo baik-baik itu ngak menarik! Pendekatan seperti ini kemungkinan besar akan berakhir dengan penolakan standar seperti ini:
“duh lo baik banget si, gw ga mau ngerusak persahabatan ini”
Ring a bell? Yang wanita inginkan adalah tantangan, mereka ingin pria lebih berwibawa dari mereka dan menjadi seseorang yang bisa dihormati. Being nice is not a way to show that. Tentu saja saya tidak menyarankan kalian menjadi bajingan, tapi jadilah seorang pria yang teguh pada prinsip dan layak untuk dihormati.
Coba bersikap sombong sedikit, jangan selalu bilang iya, tolak saja janjinya sesekali dan bersikaplah seperti kalian tidak menginginkannya. Cela dia secara berkala dalam konteks lelucon. Cara yang paling menarik menurut saya adalah dengan pujian terselubung, yaitu dengan memuji dia, lalu balikkan pujian tersebut menjadi celaan. Contoh:
“kulit lo putih banget ya, jadi kayak sapi”
Dia tidak akan menyukainya pada saat kalian mengucapkannya, tapi dia pasti akan ingat dengan celaan itu, dan tentunya orang yang memberikannya :) Dan itu membuat kamu lebih stand out dibandingkan semua pria yang mencoba mendekatinya dengan menjadi super baik.
“Lo tu terlalu diandalkan tau, jadi dimanfaatin doang”
Rela menemani dia belanja seharian, lalu mengantar dia kemana-mana? Itu sih supir namanya. Pria yang terlalu dapat diandalkan akan sangat susah keluar dari zona teman, kecuali kalau memang kalian hanya ingin berteman saja, ya itu urusan kalian.
Coba untuk terlihat available tapi jangan selalu available. Jaga jarak itu perlu supaya jangan keterusan sampai zona teman. Kalau sudah sampai zona itu sih, susah banget buat keluar lagi. Berasa terlalu dekat? Ngilang aja dulu seminggu, biar dia kangen dikit :)
“Lo nurut aja si, lo tu cowo, take a stand napa”
Cowo yang selalu nurut itu MEMBOSANKAN, Cowo itu harus punya prinsip. Kalau tidak suka dengan musik yang dia dengar ya ganti aja radionya, atau kalau menurut kalian masakan dia ngak enak ya jujur aja. Sekali bohong, bakal selamanya bohong. Mau hubungan yang didasarkan atas kebohongan? Itupun kalau memang hubungan itu terjalin :P
Seperti yang saya bilang sebelumnya, wanita ingin pria yang bisa dia hormati. Bagaimana mau dihormati kalau tidak bisa jujur dengan diri sendiri?
Ok, itu 3 hal yang kurang lebih saya katakan ke teman saya itu. Lalu sekarang dia sudah punya cewe? Belum tuh, soalnya dia ngak percaya itu semua dan katanya sih masih fine-fine aja jadi single. Yaa.. itu pilihan dia sih, kalau pilihan kalian sendiri gimana?
Foto oleh: Mazda6 (Tor)
Pastikan kamu tidak ketinggalan suguhan teh Twentea! Kamu bisa berlangganan melalui RSS feed, email. Kamu juga bisa bergabung dengan grup Facebook.
Artikel Terkait
- [Sruput 20-an] Terimalah Keadaan Bahwa Hampir Semua Pria Bodoh
- Menjadi Pendengar Yang Baik Dikala Tidak Mood
- [Sruput 20-an] Halo? Ini siapa yah?
- Sikap Wanita yang Sering Disalahartikan
- Sahabatnya Tidak Menyukaimu




Halaman Facebook
Ikuti kami di Twitter
November 2nd, 2009 at 11:26 am
abis baca artikel ini gue bakalan dapet cewek banyak niech :D
November 2nd, 2009 at 8:34 pm
Mantabs banget artikelnya bro , berguna bgt buat para Pria
November 2nd, 2009 at 9:03 pm
Haha nice! Dulu saya pernah menanyakan soal ini sama temen cewek gue, mana yang lebih dia pilih, cowok “nice guy” atau cowok “nakal” di sekolahnya. Dia milih yang kedua :)
Anyway, gue agak kurang setuju joke “kulit sapi” di atas, itu bukan jerk joke tapi menghina gue rasa hehehe. Nah kalo gue akan bilang gini: “kulit lo putih banget ya, sapi aja kalah tuh” :D
November 2nd, 2009 at 11:48 pm
@fanari, that’s the whole point. Untuk memuji dia lalu mengubah pujian tersebut jadi celaan :D
November 5th, 2009 at 4:46 pm
hai cowo-cowo, turut berdukacinta yak ^^
November 6th, 2009 at 10:16 pm
Wah gw banget nih… haha… Setuju, co penurut cuma jadi keset wanita… Gw jg bingung kenapa pria mapan dan setia ga laku, karena yang di incer masih muda, belom mau berkomitmen serius, coba yang udah di ujung tanduk, co setia di cari2… apalagi mapan…
November 13th, 2009 at 3:49 pm
Wakakkaka kalo ini g setuju ama penulisnya nih. :D
Bastard more charming than mommies boy.
November 15th, 2009 at 8:50 am
@Widi: kamsut lou, Buaya Darat? wah, saya sedang berlatih agar menjadi Pawang Buaya wahai Widi. hallah… (ngajak ngobs Widi…)
November 17th, 2009 at 9:07 am
@Putri : bukan berarti g bastard ya, tapi kadang2 ya gitu cewek rada emoh ama cowok yang terlalu baik. Tapi juga bukan berarti jadi truly bastard! :)
Btw beneran mo belajar jadi pawang buaya? Nanti dikenalin ke penangkaran buaya :p
December 10th, 2009 at 4:22 pm
klo menurutku seh artikel nie 66% bakal bikin tersesat…
bg aku yg penting chemistrinya kalee… klo qta sejak awal (beberapa detik pertama) udh seneng sm tu orang mo baik ap mustard eh slh bastard pasti seneng juga… orang berbeda2… klo menurut ak cowok yg menarik it yg berani ngambil resiko… klo bastard tp pengecut ya sama sekali ga keren beraninya sm yg lemah doank… n klo baik2 tp siap ambil resiko apapun ya it yg namanya PERFECT !
February 8th, 2010 at 12:04 am
wahh..wah…
mantap!:)
gw ngerasa ampir kaya gitu euy..bener juga yo!
makasi ya kaka” skalian..