Categorized | Keseharian

[Sruput 20-an] Mengakhiri Pembicaraan

Pernahkah kamu merasa berada pada posisi yang sudah tidak enak ketika sedang bersosialisasi dengan seseorang? Mungkin orang itu terlalu cerewet ataupun topik yang dibahas tidaklah menarik sehingga pembicaraan tidak berkembang kemana-mana dan hasilnya kamu hanya menjadi pendengar setia.

Bagaimana caranya supaya kamu bisa mengelak dari orang itu? Nah, kami berikan beberapa tips dan cara yang mungkin bisa kamu praktikkan.

1. Buat gelagat yang menunjukkan bahwa kamu sudah tidak nyaman. Banyak sekali gelagat-gelagat itu, contohnya: kamu duduk saja di ujung kursi sehingga kamu merasa tidak nyaman dan selalu ganti-ganti posisi, melihat-lihat jam tangan, mengalihkan pandangan dari si pembicara dan masih banyak lagi. Syukur-syukur si pembicara bisa memahami gerak gerik kamu dan segera mengakhiri pembicaraan, jika tidak, mari simak no. 2.

2. Beri tanda-tanda yang lebih mencolok kepada si pembicara. Contohnya: ajak bertukaran kartu nama, salami dia dengan alasan kamu ada janji dengan orang lain, tanya no teleponnya dan berjanji akan menghubungi guna melanjutkan pembicaraan lebih lanjut. Hal semacam ini nampaknya cukup ampuh untuk langsung mengakhiri pembicaraan dengan siapapun. Namun apabila si pembicara masih saja cerewet dan tidak peka terhadap tanda-tanda ini, mari simak no. 3

3. Segera beranjak pergi dari sana. Contoh yang paling mudah adalah pergi ke toilet dan jangan pernah kembali lagi, atau panggil temanmu untuk berpura-pura mengajak pergi. Cara ini memang sedikit ekstrim namun mau bagaimana lagi, daripada jadi pendengar setia terhadap topik yang tidak menarik :D

Semoga berhasil!

Artikel Terkait


Tentang Penulis

Hendrik. Bertanggung jawab dalam mengurus konten di Twentea. Ia juga merupakan salah satu pengagas Twentea. Selain menjadi kontributor tetap di Twentea, beliau juga bekerja sebagai Product Manager di PT IAHGames Indonesia

Buat kios gratis dan langsung jualan online di QiosQu

5 Komentar Untuk Artikel Ini

  1. Felix Widjaja mengatakan:

    Bagus nih buat dipake terhadap para pejuang MLM. Kalo buat mereka sih, langsung aja hajar ke #3 dah gak pake mikir lagi. Udah pasti #1, #2 ga akan mempan buat mereka soalnya.

    ReplyReply
  2. Tonglonan mengatakan:

    Cara yang no 3 sering saya pake tuh.. (pura2 ke toilet) :D

    ReplyReply
  3. Lany mengatakan:

    Gw pernah belaga ambil hape seolah2 dapet telpon, sambil kasi kode “bentar ya” ke si pembicara terus ngoceh dah tuh gw sama telpon mati sambil jalan menjauhi doi dan kabuuurrrr..

    ReplyReply
  4. Gabby mengatakan:

    @Lany : Hehehe…temen gw pernah kayak gt, belaga nerima telpon…ternyata, pas dia ngoceh ditelpon mati itu, Hp nya beneran bunyi…dia kaget banget n ketahuan la kalo dia boong…wakakakak…lucu banget lho kejadiannya….

    ReplyReply
  5. Putri Sarinande mengatakan:

    @Gabby: kesian juga yah… karma kalle ituh mah. menjahati (semacam) niat baik. hohoho…

    ReplyReply

Berkomentar

Advertise Here
Advertise Here

Tentang Kami

Twentea adalah sebuah majalah online untuk anda yang berumur dua puluh-an. (baca selanjutnya).


Twentea membahas tentang tips gaya hidup yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun pikiran dan tubuh yang lebih sehat.
Seperti hal-nya tea dengan segala sisi positif-nya, kami juga menyarankan anda untuk meminum Twentea setiap saat :)


Twentea @ Twitter

  • Komentar
  • Populer
  • Utama
  • Tag
  • Langganan