Pria, atau setidaknya 90% pria itu cukup bodoh kalau urusannya sudah menyangkut perasaan. Baik menyampaikan, mengamati dan bertindak dengan perasaan. Kami terlalu terpaku pada logika kami sehingga seringkali mengesampingkan perasaan. Baca selanjutnya
Ada kalanya dimana saya harus mendengarkan pacar saya berbicara panjang sekali mengenai hari-harinya dan saya sedang sangat lelah sekali dan sedang tidak mood untuk mendengarkan, atau ketika saya harus meladeni klien berbasa-basi dikala mood saya sedang tidak enak. Yah, namanya juga kewajiban, ngak enak dong kalo kita bilang malas mendengarkan mereka. Bisa ngambek nantinya.. Nah, saya diberitahu teman saya cara untuk menghadapi ini dengan mudah dan masih terlihat sebagai pendengar yang baik. Oh iya cara ini bekerja lebih efektif pada wanita karena mereka lebih suka berbicara daripada pria.
Baca selanjutnya
Itulah kata-kata itu terucap dari teman saya yang yang tiba-tiba curhat di kafe sekitar Kemang. Umurnya 24, single (obviously), mempunyai pekerjaan yang cukup mapan dan harus saya akui bahwa dia adalah pria yang menarik. Namun memang untuk masalah wanita, dia kurang.. ya.. kurang aja si
Untuk seseorang yang sangat menyenangkan untuk dijadikan teman, kenapa dia susah sekali ya menemukan pacar? Ok, inilah 3 hal yang menurut saya merupakan rintangan terbesar dia, dan juga yang saya jawab langsung padanya. Baca selanjutnya
Anda sedang menikmati hidup Anda, pekerjaan / bisnis sedang baik, teman-teman sedang baik terhadap Anda dan hidup Anda sudah dilengkapi dengan seorang kekasih yang sangat menyayangi Anda dan tiba-tiba, BAM! Anda ditinggalkan kekasih Anda. Baca selanjutnya