Posted on 21 April 2010
Jika Twentea-ers adalah konsumen, maka catatan saya ini merupakan sebuah ajakan berbagi cerita. Sedangkan jika Twentea-ers merupakan produsen, anggaplah catatan saya ini semacam Surat Pembaca yang biasa ada di kolom tersendiri di Surat Kabar. Baca selanjutnya
Posted on 18 September 2009
Ketika pada akhirnya kamu menemukan the one si cinta sejati, dan bersamanya bagaikan memiliki kisah Yoko dan Bibi Lung di Legenda Return of Condor Heroes, mungkin sudah saatnya kamu mengambil langkah yang lebih serius untuk dilanjutkan. Entah itu bertunangan atau langsung menikah. Baca selanjutnya
Posted on 19 May 2009
Selain penghasilan utama, terkadang kita memerlukan tambahan-tambahan dana guna mencukupi kehidupan sehari-hari. Banyak sekali berbagai cara untuk mendapatkan penghasil tambahan, salah satunya dengan bermain saham (Stock Market). Baca selanjutnya
Posted on 29 January 2009
Menyisihkan sebagian uang, alias menabung mungkin memang bukan topik yang sering dibicarakan dibandingkan si BB atau si iPhone. Kuliner, sale, bazar, gadget terbaru lebih mendominasi pembicaraan setiap kali bertemu dengan teman-teman. Bagi usia dua-puluhan, terlebih yang jomblo atau yang belum ada rencana untuk berkeluarga; prioritas menabung menempati urutan yang sangat jauh di belakang. Baca selanjutnya
Posted on 19 December 2008
Ada kalanya kita mahluk 20-an ini yang sebagian besar merupakan mahluk-mahluk 7P (pergi pagi pulang petang, penghasilan pas-pasan) merasa mulai tidak nyaman dan jenuh dalam berkarir. Anda mulai membenci gaji anda yang segitu-gitu saja setiap tahunnya, benci politik saling sikut di kantor, benci disuruh-suruh bos terus, benci mengerjakan pekerjaan serabutan yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan posisi dan tanggung jawab anda. Baca selanjutnya
Posted on 13 December 2008
Jangan pernah membiasakan diri untuk me-miskol teman-teman anda. Karena kegiatan yang bisa menjadi kebiasaan ini, dapat menjadi bumerang! Alih-alih ingin berhemat, malah dicap sebagai fakir miskol, ngga banget dhe aw!
Posted on 12 December 2008
Ekonomi sedang tidak menentu, harga barang merangkak naik, penghematan dilakukan dimana-mana. Namun bukan berarti kegiatan romantisme anda juga harus dipangkas! Ber-romantis ria dengan pasangan anda juga bisa dilakukan tanpa mengeluarkan uang yang banyak lho!. Baca selanjutnya
Posted on 31 October 2008
Hampir setiap hari kita mengecek nilai Dollar terhadap Rupiah dan melihat dengan harap-harap cemas, apakah nilai Rupiah akhirnya menguat atau melemah. Padahal meskipun Rupiah menguat sedikit saja, itu hampir tidak mempengaruhi kondisi yang sekarang sedang gonjang-ganjing. Makanya ada yang menyebut, ‘Nilai Psikologis’ Rupiah. Kebanyakan dari kita pasti akan lebih tenang melihat 1 Dollar senilai Rp 9.900 daripada Rp 10.100 kan? Baca selanjutnya