Posted on 14 July 2010

Wow kamu terlihat lebih tinggi dengan warna hitam
Memang tinggi badan seharusnya bukanlah penghalang di perjalanan cinta, karir atau pun urusan perhokian. Tapi tentu saja sebisa mungkin para lelaki menyeimbangkan tinggi badannya ketika berpasangan dengan wanita pecinta stiletto. Berikut beberapa tips-nya:
- Mengenakan pakaian berwarna gelap.
Memakai warna gelap juga terlihat lebih elegan, sehingga bisa membantu mendongkrak kepercayaan diri kamu.
- Pilih warna pakaian yang monochromatic.
Sebisa mungkin samakan warna antara celana dan sepatu, agar kaki terlihat lebih jenjang.
- Jangan memakai celana terlalu tinggi dan perhatikan panjangnya, sebaiknya cukup sampai di mata kaki.
Celana yang terlalu panjang akan tampak “menenggelamkan”.
- Suka motif garis? Pilihlah yang bermodel garis vertical, jangan horisontal.
Garis horisontal akan membuat tubuh terlihat lebih berisi, dan sebagaimana kita tahu bahwa tubuh yang terlihat gemuk sama sekali tidak tampak tinggi.
- Jika mengenakan jas atau jaket, jangan sampai potongannya terlalu panjang.
Jas atau jaket yang pas seharusnya panjangnya tidak lebih dari pangkal paha.
- Hindari memakai pakaian yang serba longgar (celana baggy atau tshirt super lebar: owh, it’s a big no no!).
- Memilih sepatu atau sandal dengan sol yang cukup tinggi, mungkin sekitar 2-3cm.
- Jangan memanjangkan rambut.
Model rambut spike sangat pantas dinobatkan sebagai model rambut terbaik bagi pria yang ingin terlihat lebih tinggi.
- Posisi tubuh harus selalu tegap.
Sudah melakukan tips diatas dan masih juga tidak terlihat terlalu tinggi?
Tenang dan tetap percaya diri saja. Tahu kan kalau beberapa pasangan selebritis pun banyak yang sang pria nya tidak lebih tinggi dari sang wanita
Foto oleh. Eayoyo
Posted on 15 June 2010
Salah seorang teman dekat kita tiba-tiba mengutarakan bahwa dia ingin meminjam sejumlah uang. Dan ketika sudah tiba waktunya melunasi, nampaknya tidak ada tanda-tandanya untuk membayar. Bagaimana cara mengingatkan agar tidak merusak hubungan pertemanan?
Cara halus namun “menonjok” menagih hutang ke teman (silakan pilih sesuai dengan jumlah nominalnya):
- Pas jalan bareng, coba ambil sesuatu barang yang kamu ingin beli “aduh drooling banget sama ini barang, sayang duitnya masih kurang”
- Waktu tanggal muda (asumsi: abis gajian) sindir secara halus “ada yang lagi banyak duit nih”
- Ketika sedang belanja bersama dan membayar di kasir. Berpura puralah uang tunai yang kamu bawa kurang. “Aduh ga cukup nih cash gw, pake duit lo dulu yah”
- Ajak teman berbincang mengenai rencana bisnis yang ingin dilakukan (tidak harus keadaaan sebenarnya) “Gw ada rencana mau buka cabang baru buat usaha basogoreng gw, tapi duitnya masih kurang
gimana ya?”
Kalau cara halus masih belum berhasil, aih sutralah siapa juga yang mau dekat-dekat sama temen tukang ngutang.
Dan jika masih bertekad agar uang kamu kembali, silahkan tagih setiap hari via SMS, telpon, email, YM, BBM, dan lain sebagainya sebanyak dan sesering mungkin. Semoga berhasil teman!
Foto oleh: health
Pastikan kamu tidak ketinggalan suguhan teh Twentea! Kamu bisa berlangganan melalui RSS feed, email. Kamu juga bisa bergabung dengan Facebook Page.
Posted on 24 February 2010
Seringkali di suatu acara, kita tiba-tiba dihadang lensa kamera, tanpa persiapan, posisi dan ekspresi pun terbentuk seadanya. Dan ketika kita melihat hasil fotonya, ……… kita bahkan ingin segera menghapusnya!!! Argh! Kayaknya gue ga sejelek itu deh.. Ya ya, memang kadang foto bisa menipu, bisa jadi lebih cakep, bisa pula lebih terlihat culun, ups maaf.
Baca selanjutnya
Posted on 17 February 2010
Mungkinkah antara pria dan wanita terjalin hubungan persahabatan yang murni tanpa perasaan cinta? Hal ini seringkali dipertanyakan, apalagi ketika salah seorang dari mereka akhirnya mempunyai pacar, suami atau istri. Kebanyakan dari pacarnya, suami, istri-nya kurang merasa nyaman jika melihat kedekatan mereka.
Baca selanjutnya
Posted on 30 December 2009
Seringkali kita membuat serangkaian syarat dan kriteria untuk bisa menandai bahwa seseorang adalah belahan jiwa. Tapi setelah sekian lama mencari, si dia tak kunjung muncul juga. Harus mencari kemana lagi yah?
Baca selanjutnya
Posted on 01 December 2009
Hey girls..! Oopps, maaf. Hey all females.. Well, hey all males too.
Saya tidak bermaksud mengutip iklan sebuah produk pelembab kulit di sini. Walaupun nyatanya, saya kutip juga! Dan saya juga tidak bermaksud bias gender di sini.
Saya hanya bertanya-tanya, kenapa ya, banyak keluhan muncul dari kaum hawa – betapa mereka kerap kali tidak puas dengan bentuk tubuhnya. Eh, kami ding. Karena saya mengakui bahwa saya pun perempuan yang juga turut memeriahkan hidup dengan keluhan macam itu. Baca selanjutnya
Posted on 24 November 2009
Saat umur sudah melewati seperempat abad pertanyaan klasik mulai bermunculan khususnya dari orang-orang tua di sekeliling kita. Pertanyaan yang buat sebagian orang dianggap pertanyaan yang menakutkan dan sangat malas untuk menjawabnya. Mungkin yang sudah punya pasangan masih bisa menjawab “Tunggu tanggal mainnya.” atau “Belum ada rencana, masih saling menjajaki” dengan tenang dan berlalu tanpa memikirkan pertanyaan itu. Tapi bagaimana dengan orang yang belum punya pasangan, pasti pertanyaan itu jadi beban pikiran selama beberapa jam. Baca selanjutnya
Posted on 11 November 2009
Pria, atau setidaknya 90% pria itu cukup bodoh kalau urusannya sudah menyangkut perasaan. Baik menyampaikan, mengamati dan bertindak dengan perasaan. Kami terlalu terpaku pada logika kami sehingga seringkali mengesampingkan perasaan. Baca selanjutnya
Posted on 02 September 2009
Semenjak hidup di apartemen, saya menjadi sangat akrab dengan transportasi vertikal yang namanya lift. Beberapa kali, saya mendapati orang-orang yang menurut saya kurang beretika ketika berada di dalam lift. Menyebalkan memang ketika bertemu dengan orang-orang yang tidak beretika di dalam ruangan sekecil itu.
Baca selanjutnya
Posted on 06 August 2009
Apa yang akan kamu lakukan ketika kamu membenci seseorang? Cukup sekedar aksi diam atau langsung marah-marah? Baca selanjutnya